Tema: Blog dan Jurnalisme

Sabtu 19 April 2008
Pemateri : Budi Putra – mantan jurnalis Tempo (
http://asiablogging.com) dan Moderator : Rusdi Mathari – mantan jurnalis Tempo

Peserta:

1. Marwan Aziz – Greenpress

2. Budi Hartono – Umum

3. Dwi Rianto – Jurnalnet.com

4. Dani Setiadarma – RCTI

5. Yudho Raharjo – Tempo News Room

6. Ronald Saut – Metro

7. Hamluddin – Tempo News Room

8. M. Ikhwan – Trans TV

9. Faissal Assegaf – Tempo

10. Erna Martiyanti – Jurnalnet.com

11. Yacob Yahya

Kelas dimulai pukul 11:00 wib. Terlambat satu jam dari jadwal, karena keterlambatan peserta. Padahal, Mas Budi Putra, sang pemateri sendiri, hadir sebelum waktu yang ditentukan. Peserta terdiri dari 11 orang dari media cetak, televisi, dan online.

Kelas dibuka oleh Mas Rusdi Mathari, anggota AJI Jakarta yang berperan sebagai moderator. Tanpa banyak basa basi, dia langsung mempersilakan Mas Budi menyampaikan materinya. Sayang, gangguan sambungan internet sedikit mengurangi daya tarik presentasi. Mas Budi jadi tidak bisa menayangkan langsung fitur-fitur dan isi blognya. Entah kenapa, sambungan wifi internet dari Telkom Speedy yang biasanya lancar, hari itu mendadak macet.

Materi diawali cerita Mas Budi soal sejarah dimulainya blog. Fenomena ini mulai marak sekitar tahun 1997 dalam format yang sederhana, yakni sebagai /online diary/journal /atau catatan harian/jurnal elektronis. Adanya situs personal web di beberapa domain di antaranya Geocities dan Tripod, juga bagian dari perkembangan awal dunia blog. Format itu disempurnakan pada 2001 dan menjadi populer pada 2003 – 2004.

Setelah masa itu, orientasi blog berkembang luas. Dari semula hanya sekadar /”personal log”/, materi blog lalu didominasi isu-isu teknologi, lalu berkembang lagi sampai ke masalah-masalah sosial. Pada periode ini, isu sosial yang diangkat, masih belum terlalu fokus alias cakupannya masih terlalu luas. Nah, sekarang, materi yang dimuat dalam blog semakin spesifik, dan semakin terbatas pada topik bahkan subtopik (contoh: teknologi – teknologi informasi). Sejumlah topik paling hangat saat ini, menurut Mas Budi, adalah soal kuliner dan tips kesehatan.

Pemateri juga menjelaskan kalau blog tidak hanya dapat menjadi sarana mengekspresikan diri secara utuh, tetapi juga tempat di mana aktivitas itu memberi manfaat materiil/komersial bagi penggiatnya. Ini karena blog telah menjadi media iklan baru yang kian dilirik. Blog kini menjadi pilihan baru dunia usaha dalam mengkomunikasikan bisnis mereka.

Di akhir penyampaian materi, Mas Budi mengakui kalau blog memiliki daya tembus/penetrasi massa, yang bahkan bagi dia sendiri, cukup mengejutkan. Hal ini dibenarkan oleh Mas Rusdi, yang blognya dikunjungi ribuan orang setiap harinya.

Sessi tanya jawab diawali oleh Marwan Azis (http://greenpressnetwork.com) jurnalis lingkungan yang mengelola blog khusus soal isu lingkungan. Dia bertanya bagaimana cara memasarkan blog yang efektif.

Sebelum Mas Budi menjawab, Rusdi menawarkan pendapatnya. Menurut dia, bila media cetak memiliki demografi/segmen pembaca, televisi memiliki /rating/, maka blog dan situs internet memiliki sistem statistik untuk mengenal “konsumennya” yang disebut /traffic/, berisi data jumlah pengunjung per satuan waktu tertentu, serta berapa banyak “halaman” yang diakses setiap pengunjung. Satu keuntungan lain blog adalah sistem RSS field yang memungkinkan blog di/subscribe/ oleh “konsumen” melalui email.

Mas Budi menambahkan: blog memang tidak dapat menyamai situs internet dalam hal jumlah pengunjung, namun batasan topik dalam blog menciptakan “pengikut” yang lebih “berkualitas” karena beberapa alasan seperti; kesamaan minat, orientasi yang jelas, serta kesetiaan.

Namun dia memperingatkan: semua keunggulan itu tidak akan berguna dalam menjaring pengunjung dan mempertahankan mereka tanpa /sustainability/ dan konsistensi dalam memperbarui materi sebuah blog. Kuncinya adalah /passion/ pemilik blog atas apa yang dia kerjakan.

Ronald Saut, wartawan metro TV, bertanya bagaimana kaitan blog dengan jurnalisme?Ternyata Budi Putra adalah satu dari sekian orang yang secara tegas dan eksplisit berpendapat bahwa blog tidak bisa dikategorikan sebagai produk jurnalistik.

Menurutnya, jurnalisme adalah proses yang harus melalui berbagai tahapan pengerjaan dan melibatkan kelompok kerja, bukan individu. Kurangnya proses verifikasi, maupun kurangnya “tekanan” formal untuk melaksanakan prosedur jurnalistik yang utuh dalam menyusun materi blog, adalah beberapa alasan lain.

Pendapat Budi ini langsung memanaskan diskusi. Maklum, sebagian peserta diskusi adalah wartawan aktif yang juga aktif ngeblog. Rusdi Mathari (rusdimathari.wordpress.com http://rusdimathari.wordpress.com) mengatakan bahwa ia menerapkan prinsip /check and re-check/ dalam menyusun materi blognya. Faisal Assegaf (hamaslovers.wordpress.com http://hamaslovers.wordpress.com), wartawan Tempo, menyatakan kalau dia mengisi blog-nya dengan berita yang sama dengan yang dia kerjakan untuk media di mana dia bekerja. Pendapat Faisal dibenarkan sejumlah peserta lain.

Mas Budi tidak membantah bahwa materi dalam sebuah blog bisa saja sama baiknya atau bahkan jauh lebih unggul dari produk-produk jurnalistik tertentu pada media massa. Bahkan pada awal diskusi, dia sempat mengatakan kalau para blogger awal sebagian besar memang adalah jurnalis dan mantan jurnalis kawakan. Namun proses jurnalistik kolektif yang tidak dilalui produk blog, menurut dia, membuat blog tidak dapat dikategorikan sebagai produk jurnalistik.

Pertanyaan terakhir di acara ini berasal dari Adit (heruwardhana.multiply.com http://heruwardhana.multiply.com). Jurnalis lepas ini bertanya mengenai cakupan wewenang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, dalam kaitannya dengan blog dan blogger.

Menurut Mas Budi Putra, jangankan peserta mailing list yang menyampaikan pendapatnya soal sebuah masalah dalam mailing list, pengunjung web site yang berpendapat dalam halaman forum di sebuah situs ternyata juga tidak luput dari UU itu.

Kalau yang begitu saja termasuk dalam wilayah UU ini, bloger tentu tak ketinggalan.(sekian)

Sumber : Mailis List Kompas

About marwanazis

selamat datang diblog pribadiku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s