Hari Kebangkitan Nasional yang selama ini diperingati setiap tanggal 20 Mei sehingga hari ini dianggap genap 100 tahun, namun jika kita mau menoleh kebalakang dan membaca jejak perjalanan pergerakan kebangsaan dan kemerdekan Indonesia, ternyata Organisasi Boedhi Oetomo (BO) yang lahir 20 Mei 1908 bukanlah organisasi pertama yang lahir dalam pergerakan Indonesia tapi organisasi Syarikat Islam (SI) yang lahir terlebih dahulu sebelum BO, yakni pada tahun 1905, yang jelas-jelas bersifat nasionalis, menentang penjajah Belanda, dan mencita-citakan Indonesia merdeka, tidak dijadikan tonggak kebangkitan nasional. karenanya Mestinya sejarah kebangkitan nasional harus kembali diluruskan.

“Kelahiran organisasi Boedhi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 sesungguhnya amat tidak patut dan tidak pantas diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional, karena organisasi ini mendukung penjajahan Belanda, sama sekali tidak pernah mencita-citakan Indonesia merdeka, a-nasionalis, anti agama, dan bahkan sejumlah tokohnya merupakan anggota Freemasonry Belanda (Vritmejselareen),” tulis Rizki Ridyasmara di situs Era Muslim (20/5/2008).

Menurutnya, dipilihnya tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional, sesungguhnya merupakan suatu penghinaan terhadap esensi perjuangan merebut kemerdekaan yang diawali oleh tokoh-tokoh Islam yang dilakukan oleh para penguasa sekular. Karena organisasi Syarikat Islam (SI) yang lahir terlebih dahulu dari Boedhi Oetomo (BO), yakni pada tahun 1905, yang jelas-jelas bersifat nasionalis, menentang penjajah Belanda, dan mencita-citakan Indonesia merdeka, tidak dijadikan tonggak kebangkitan nasional.

Mengapa BO yang terang-terangan antek penjajah Belanda, mendukung penjajahan Belanda atas Indonesia, a-nasionalis, tidak pernah mencita-citakan Indonesia merdeka, dan anti-agama malah dianggap sebagai tonggak kebangkitan bangsa? Ini jelas kesalahan yang teramat nyata.

Anehnya, hal ini sama sekali tidak dikritisi oleh tokoh-tokoh Islam kita. Bahkan secara menyedihkan ada sejumlah tokoh Islam dan para Ustadz selebritis yang ikut-ikutan merayakan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei di berbagai event. Mereka ini sebenarnya telah melakukan sesuatu tanpa memahami esensi di balik hal yang dilakukannya. Rasulullah SAW telah mewajibkan umatnya untuk bersikap: “Ilmu qabla amal” (Ilmu sebelum mengamalkan), yang berarti umat Islam wajib mengetahui duduk-perkara sesuatu hal secara benar sebelum mengerjakannya.

Bahkan Sayyid Quthb di dalam karyanya “Tafsir Baru Atas Realitas” (1996) menyatakan orang-orang yang mengikuti sesuatu tanpa pengetahuan yang cukup adalah sama dengan orang-orang jahiliyah, walau orang itu mungkin seorang ustadz bahkan profesor. Jangan sampai kita “Fa Innahu Minhum” (kita menjadi golongan mereka) terhadap kejahiliyahan.

Agar kita tidak terperosok berkali-kali ke dalam lubang yang sama, sesuatu yang bahkan tidak pernah dilakukan seekor keledai sekali pun, ada baiknya kita memahami siapa sebenarnya Boedhi Oetomo itu.

Pendukung Penjajahan Belanda

Akhir Februari 2003, sebuah amplop besar pagi-pagi telah tergeletak di atas meja kerja penulis. Pengirimnya KH. Firdaus AN, mantan Ketua Majelis Syuro Syarikat Islam kelahiran Maninjau tahun 1924. Di dalam amplop coklat itu, tersembul sebuah buku berjudul “Syarikat Islam Bukan Budi Utomo: Meluruskan Sejarah Pergerakan Bangsa” karya si pengirim. Di halaman pertama, KH. Firdaus AN menulis: “Hadiah kenang-kenangan untuk Ananda Rizki Ridyasmara dari Penulis, Semoga Bermanfaat!” Di bawah tanda tangan beliau tercantum tanggal 20. 2. 2003.

KH. Firdaus AN telah meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Namun pertemuan-pertemuan dengan beliau, berbagai diskusi dan obrolan ringan antara penulis dengan beliau, masih terbayang jelas seolah baru kemarin terjadi. Selain topik pengkhianatan the founding-fathers bangsa ini yang berakibat dihilangkannya tujuh buah kata dalam Mukadimmah UUD 1945, topik diskusi lainnya yang sangat konsern beliau bahas adalah tentang Boedhi Oetomo.

“BO tidak memiliki andil sedikit pun untuk perjuangan kemerdekan, karena mereka para pegawai negeri yang digaji Belanda untuk mempertahankan penjajahan yang dilakukan tuannya atas Indonesia. Dan BO tidak pula turut serta mengantarkan bangsa ini ke pintu gerbang kemedekaan, karena telah bubar pada tahun 1935. BO adalah organisasi sempit, lokal dan etnis, di mana hanya orang Jawa dan Madura elit yang boleh menjadi anggotanya. Orang Betawi saja tidak boleh menjadi anggotanya, ” tegas KH. Firdaus AN  yang dikutip Era Muslim.

BO didirikan di Jakarta tanggal 20 Mei 1908 atas prakarsa para mahasiswa kedokteran STOVIA, Soetomo dan kawan-kawan. Perkumpulan ini dipimpin oleh para ambtenaar, yakni para pegawai negeri yang setia terhadap pemerintah kolonial Belanda. BO pertama kali diketuai oleh Raden T. Tirtokusumo, Bupati Karanganyar kepercayaan Belanda, yang memimpin hingga tahun 1911. Kemudian dia diganti oleh Pangeran Aryo Notodirodjo dari Keraton Paku Alam Yogyakarta yang digaji oleh Belanda dan sangat setia dan patuh pada induk semangnya.

Di dalam rapat-rapat perkumpulan dan bahkan di dalam penyusunan anggaran dasar organisasi, BO menggunakan bahasa Belanda, bukan bahasa Indonesia. “Tidak pernah sekali pun rapat BO membahas tentang kesadaran berbangsa dan bernegara yang merdeka. Mereka ini hanya membahas bagaimana memperbaiki taraf hidup orang-orang Jawa dan Madura di bawah pemerintahan Ratu Belanda, memperbaiki nasib golongannya sendiri, dan menjelek-jelekkan Islam yang dianggapnya sebagai batu sandungan bagi upaya mereka, ” papar KH. Firdaus AN.

Di dalam Pasal 2 Anggaran Dasar BO tertulis “Tujuan organisasi untuk menggalang kerjasama guna memajukan tanah dan bangsa Jawa dan Madura secara harmonis. ” Inilah tujuan BO, bersifat Jawa-Madura sentris, sama sekali bukan kebangsaan.

Noto Soeroto, salah seorang tokoh BO, di dalam satu pidatonya tentang Gedachten van Kartini alsrichtsnoer voor de Indische Vereniging berkata: “Agama Islam merupakan batu karang yang sangat berbahaya… Sebab itu soal agama harus disingkirkan, agar perahu kita tidak karam dalam gelombang kesulitan. ”

Sebuah artikel di “Suara Umum”, sebuah media massa milik BO di bawah asuhan Dr. Soetomo terbitan Surabaya, dikutip oleh A. Hassan di dalam Majalah “Al-Lisan” terdapat tulisan yang antara lain berbunyi, “Digul lebih utama daripada Makkah”, “Buanglah Ka’bah dan jadikanlah Demak itu Kamu Punya Kiblat!” (M. S) Al-Lisan nomor 24, 1938.

Karena sifatnya yang tunduk pada pemerintahan kolonial Belanda, maka tidak ada satu pun anggota BO yang ditangkap dan dipenjarakan oleh Belanda. Arah perjuangan BO yang sama sekali tidak berasas kebangsaan, melainkan chauvinisme sempit sebatas memperjuangkan Jawa dan Madura saja telah mengecewakan dua tokoh besar BO sendiri, yakni Dr. Soetomo dan Dr. Cipto Mangunkusumo, sehingga keduanya hengkang dari BO.

Bukan itu saja, di belakang BO pun terdapat fakta yang mencengangkan. Ketua pertama BO yakni Raden Adipati Tirtokusumo, Bupati Karanganyar, ternyata adalah seorang anggota Freemasonry. Dia aktif di Loge Mataram sejak tahun 1895.

Sekretaris BO (1916), Boediardjo, juga seorang Mason yang mendirikan cabangnya sendiri yang dinamakan Mason Boediardjo. Hal ini dikemukakan dalam buku “Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962” (Dr. Th. Stevens), sebuah buku yang dicetak terbatas dan hanya diperuntukan bagi anggota Mason Indonesia.

Dalam tulisan kedua Riski Ridyasmara menurunkan tulisan di situs era muslim.com yang membahas mengenai organisasi kebangsaan pertama di Indonesia, Syarikat Islam, yang telah berdiri tiga tahun sebelum BO, dan perbandinganya dengan BO, sehingga kita dengan akal yang jernih bisa menilai bahwa Hari Kebangkitan Nasional seharusnya mengacu pada kelahiran SI pada tanggal 16 Oktober 1905, sama sekali bukan 20 Mei 1908. (Bersambung)

About marwanazis

selamat datang diblog pribadiku

One response »

  1. fauzi purworahardjo mengatakan:

    Quran akan menjelaskan semua hal, termasuk bagaimana di zaman aneh ini Islam kehilangan kekalifahannya, negara dan pemerintahan dalam Islam dan digantikan oleh sesuatu yang lain, Modern Secular State. Quran akan menjelaskan saat Khilafah menghilang dan untuk sebuah periode tidak akan ada Khilafah, lalu Khilafah akan kembali sekali lagi. Juga di dalam Quran ada penjelasan dan petunjuk, bagaimana merespon zaman aneh ini, saat khilafah tidak ada. Penjelasan dan petunjuk itu dari Allah SWT sebagai bentuk kasih sayangNya. Dan bagi yang mencari penjelasan dan petunjuk dari Allah SWT dalam Quran, lalu menemukan, memahami dan mengamalkannya, mereka akan memahami apa yang terjadi di zaman ini, saat yang lain tidak memahaminya dengan benar, dan meresponnyasecara benar, saat yang lain tidak.
    Apa itu khilafah? Khilafah adalah Negara dan Pemerintahan dalam Islam. Apa yang disebut Islam? Definisi dari Islam adalah penundukan diri kepada Allah. Apa yang dimaksud dengan penundukan diri kepada Allah? Tunduk kepada Allah adalah tunduk kepada Allah sebagai al-Malik (dalam pengertian ini, terminologi politik, al-Malik adalah yang berdaulat). Maka dalam Islam tunduk kepada Allah adalah tunduk kepada Allah sebagai yang berdaulat, yang memiliki kedaulatan. Tunduk kepada yang lain sebagai yang berdaulat, tunduk kepada yang lain sebagai pemilik kedaulatan artinya mengucapkan selamat tinggal kepada Allah.
    Begitu pula ketundukan kepada Allah sebagai al-Akbar (dan kita megingat ini setiap kali kita sholat, kita tidak akan mampu bergerak dalam sholat tanpa mengucapkan Allahu Akbar). Al-Akbar adalah pemilik kedaulatan yang tertinggi, yang maha tinggi. Maka Khilafah adalah Negara dan Pemerintahan yang tunduk kepada otoritas Allah sebagai otoritas tertinggi. Bagi seorang muslim, tunduk ke sesuatu yang lain dan mengakui otoritasnya sebagai otoritas tertinggi berarti mengucapkan selamat tinggal pada Allahu Akbar.
    Islam adalah ketundukan kepada Allah sebagai al-Hakam (pemberi hukum, namun bukan hanya memberi hukum, namun hukumNya adalah hukum yang tertinggi). Saat Allah membuat sesuatu haram, harus ditegakkan secara hukum sebagai haram, dan saat allah membuat sesuatu halal, harus ditegakkan secara hukum sebagai halal. Maka siapapun yang tunduk pada hukum lain selain hukum Allah sebagai hukum yang tertinggi, telah mengucapkan selamat tinggal pada Allah SWT sebagai al Hakam.
    Dalam terminologi politik Islam ini dinamakan Shirk.
    Saat Firaun berkata, “akulah tuhanmu yang maha tinggi”, akulah pemilik kedaulatan, itu disebut Shirk. Saat Firaun berkata, “akulah tuhanmu yang maha tinggi”, akulah pemilik otoritas tertinggi, itu adalah Shirk. Saat Firaun berkata, “akulah tuhanmu yang maha tinggi”, hukumku adalah hukum tertinggi di tanah Mesir, itu adalah Shirk. Dan Allah menghukumnya dengan hukuman yang sangat menyakitkan karena Shirk yang dilakukannya.
    Maka Khilafah adalah : Sistem dari sebuah Negara dan Pemerintahan dimana orang-orang muslim bisa tunduk kepada Allah SWT sebagai al-Malik, al-Akbar, al-Hakam.
    Khilafah telah dihancurkan, siapa yang menghancurkannya?, mengapa mereka menghancurkannya?, bagaimana mereka menghancurkannya?, kapan mereka menghancurkannya?, apa yang mereka gunakan sebagai penggantinya?, dan bagaimana nasibnya nanti?
    Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang saat ini sangat sedikit orang yang akan mampu menjawabnya.
    Orang-orang Yahudi memiliki , dalam hati mereka, yang masih mereka miliki hingga hari ini, keyakinan bahwa adalah takdir mereka, bahkan setelah Allah SWT mengusir mereka dari Tanah Suci, bahkan setelah mereka hidup di alam liar selam 2000 tahun, mereka masih memiliki keyakinan bahwa adalah takdir mereka, untuk membebaskan Holy Land (tanah suci) dari kekuasaan non Yahudi. Keyakinan tentang kembali ke tanah suci (bukan sebagai turis), untuk mengklaimnya kembali sebagai milik mereka. Selama 2000 tahun orang-orang Yahudi memiliki keyakinan ini dalam hati mereka, bahwa suatu hari, hal itu akan terwujud. Untuk merestorasi kembali di tanah suci, Negara Suci Israel-nya Nabi Daud AS dan Sulaiman AS. Dan zaman keemasan mereka akan kembali sekali lagi. Zaman keemasan saat Israel diperintah oleh nabi Daud AS dan nabi Sulaiman AS menjadi negara adidaya tunggal dunia. Maka mereka percaya, jika Negara Israel berhasil direstorasi, bagaimanapun juga akhirnya akan menjadi negara penguasa tunggal dunia. Ini adalah keyakinan dari orang-orang Yahudi.
    Kita, dari Quran dan Hadits, kita akan mengetahui tentang penipuan besar-besaran yang dalangi oleh Dajjal si Messiah palsu (Antichrist). Yang mendalangi “pembebasan” tanah suci tahun 1919 dari kekuasaan non Yahudi, yang membawa orang-orang Yahudi pulang ke Tanah Suci (bukan sebagai turis) untuk mengklaimnya kembali sebagai milik mereka antara tahun 1919 hingga tahun 1948. Yang merestorasi Negara Israel di tanah suci di tahun 1948, dan membuat yakin para Yahudi bermata satu (yg hanya mampu memahami realitas lahiriah) bahwa inilah Negara Israel-nya nabi Daud AS dan nabi Sulaiman AS (yang tentu saja ini salah, yang ini adalah Negara Suci Israel yang palsu), namun mereka menerima dan meyakininya. Dan Israel inilah yang akan menjadi negara penguasa dunia menggantikan Amerika Serikat. Tunggu dan lihat jika anda tidak mempercayainya saat ini.
    Jika hal hal di atas ingin diwujudkan, dan zaman emas dari Yahudi akan kembali sekali lagi, lalu mereka akan menguasai dunia, bagaimana mereka akan melakukannya? Mereka akan membutuhkan Globalisasi, yang akan merengkuh seluruh umat manusia menjadi satu kesatuan masyarakat global, dan mereka harus melumpuhkan kekaisaran Islam Ottoman, yang menghalangi jalan mereka, dan mereka harus melumpuhkan institusi Kekhalifahan yang merupakan “kepala” dari Islam. Jika kau berhasil memenggal kepalanya, kau akan melumpuhkan tubuhnya. Maka serangan dilakukan, untuk memenggal bagian kepala, Kekhalifahan.
    Berawal dari serangan filosofis, menggunakan sebuah epistemologi, yang berkata bahwa ilmu pengetahuan hanya berasal dari pengamatan eksternal, dan penalaran rasional. Epistemologi inilah yang lalu membawa umat manusia kepada materialisme, yang berkata bahwa tidak ada realitas ain selain realitas material. Lalu mereka mengaplikasikannya ke pemikiran politik. Maka dari filosofi materialisme, terwujud sebuah filosofi politik yang berkata: “Sejak tidak ada realitas selain realitas material, sejak kita tidak lagi mampu secara kolektif mengenali kedaulatan yang berada di atas sana, maka kedaulatan mulai saat ini harus direlokasi dan ditempatkan ke bawah sini”.
    Rakyatlah yang kini berdaulat (bukan lagi Tuhan-nya Ibrahim AS), kemudian rakyat berkumpul membentuk sebuah Negara, dan rakyat menempatkan kedaulatan pada Negara, maka Negaralah yang kini berdaulat. Ini adala kreasi Eropa, bukan lahir dari dunia Islam. Bukan hanya Negaralah yang kini berdaulat, juga otoritas Negaralah yang kini menjadi otoritas tertinggi. Sekarang Negaralah yang membuat hukum, dan hukum dari Negara adalah hukum yang tertinggi.
    Namun lebih dari itu, Tuhan yang disembah Ibrahim AS bisa menentukan sesuatu adalah haram, tapi kami, Negara, bisa merubah dan menjadikannya halal (artinya : membuatnya legal, melegalkannya). Dan itulah dilakukan Eropa hingga saat ini, semua yang Allah tentukan sebagai haram, mereka menghalalkannya. Tidak ada lagi yang tersisa saat ini.
    Saat mereka berkata bahwa kedaulatan menjadi milik mereka, itu adalah Shirk, hal itu Shirk bagi Firaun begitu pula Shirk bagi mereka. Saat mereka bilang bahwa otoritas dari Negara adalah yang tertinggi, itu adalah Shirk. Saat mereka declare di artikel 24 dan 25 dari piagam PBB ( yang mungkin belum sempat dibaca oleh “Islamic” republic of Iran) bahwa otoritas dari Dewan Keamanan adalah otoritas tertinggi di dunia (untuk urusan kedamaian dan keamanan), itu adalah Shirk. Saat mereka katakan bahwa hukum dari negara sekuler adalah hukum tertinggi, itu adalah Shirk. Saat mereka melegalkan apa yang diharamkan Allah, itu adalah Shirk.
    Dalam Quran Surah Taubah : “mereka ambil pendeta-pendeta dan rabi-rabi mereka sebagai tuhan-tuhan disamping Allah dan mereka lakukan hal yang sama pada Isa AS putra Maryam, namun mereka tidak diperintahkan untuk menyembah selain kepada Tuhan yang satu, tidak ada tuhan selain Dia, Maha Besar Dia dari perbuatan shirk mereka ini”
    Mengambil pendeta2, rabi2 (ustad2,kiai2,habib2,maulana2,syekh2,dstdst) kalian dan menjadikannya tuhan-tuhan disamping Allah,..itu adalah shirk.
    Seorang bertanya pada Muhammad SAW, tapi orang2 kristen tidak menyembah pendeta2, rabi2 (ustad2,kiai2,habib2,maulana2,syekh2,dstdst) mereka, bagaimana bisa Allah SWT berkata seperti itu?,…Muhammad SAW menjawab,..”apakah mereka tidak membuat halal apa yang diharamkan oleh Allah SWT?”,..itulah shirk mereka.
    Jika pendeta2, rabi2 (ustad2,kiai2,habib2,maulana2,syekh2,dstdst) menghalalkan apa yang diharamkan oleh Allah SWT dan itu adalah syirik, maka bila pemerintah melakukan hal yang sama, apakah namanya juga bukan shirk?
    Maka yang dilakukan Eropa adalah melancarkan serangan filosofis sebelum serangan militer. Untuk membuat landasan dasar suatu bentuk pemerintahan yang bisa menggantikan Kekhalifahan. Lalu mereka mengirim agen-agen mereka untuk menginflitrasi Istanbul dan untuk membuat apa yang mereka namakan The Young Turk, yang didalamnya terdapat seorang bernama Mustafa Kamal. Mencuci otak mereka untuk memelajari dan akhirnya menerima filosofi politik sekuler yang berasal dari Eropa ini.
    Lalu serangan militer yang sebenarnya datang. Tahun 1897, orang-orang Eropa yang memakai baju Yahudi (ingat, mereka adalah orang-orang Eropa, yang berparade dan berkamuflase sebagai Yahudi), orang-orang inilah yang membentuk pergerakan Zionisme.
    Panggung sejarah sudah siap, hitungan mundur mulai dilakukan, untuk orang-orang Yahudi Zionis ini melakukan serangan, setelah menunggu hampir 2000 tahun, kini mereka siap untuk menyerang untuk mencapai tujuan jangka panjang mereka membawa kembali zaman emas itu.
    Beberapa abad sebelum ini mereka telah menyerang Eropa, dan dalam periode 300-400 tahun mereka berhasil melakukan transformasi pada Eropa, dari peradaban yang dulunya berdasarkan keimanan pada ajaran Kristen, ke peradaban baru yang secara esensial tidak bertuhan. Setelah melakukan hal itu, kini mereka siap untuk menyerang, setelah mendirikan gerakan Zionosme. Allah SWT kini menyibakkan induk dari semua tanda bagi mereka yang memiliki mata untuk melihat, namun sebagian besar manusia memiliki mata namun tidak bisa melihat, mereka punya telinga namun tidak mampu bisa mendengar, mereka punya hati namun tidak mampu mengerti, sebaguan besar manusia hanyalah seperti kawanan hewan ternak.
    Apakah tanda itu, tandanya adalah ditemukannya kembali jasad Firaun dalam proses perjalanan sejarah. Ditemukannya jasad Firaun bersamaan waktunya dengan berdirinya gerakan Zionis. Pada saat yang bersamaan, hal aneh terjadi pada Yahudi Eropa. Mereka tidak hanya mencari uang dengan cara meminjamkannya disertai bunga, Yahudi Eropa saat itu mendapat keuntungan yang sangat-sangat berlebihan. Bagaimana itu bisa diterangkan? Ada sebuah hadits yang menyatakan “bumi akan memuntahkan keluar hartanya untuk Dajjal”.
    Pada pertengahan abad 19 seorang anak kulit hitam sedang bermain di sebuah pedesaan di Afrika Selatan, anak itu menemukan sebuah batu besar yang gemerlapan. Anak itu membawanya pulang, memberikannya pada orang tuanya, orang tuanya melaporkan temuan batu itu pada kepala suku, kepala suku membawanya pada komisioner kulit putih, komisioner kulit putih ini mengirimnya ke Cape Town untuk diteliti, hasil penelitian berkata bahwa batu itu adalah berlian terbesar yang pernah diketemukan. Anda pikir itu terjadi secara kebetulan?
    Maka panggung sejarah telah disiapkan, saat berlian tersebut diketemukan. Saat itu revolusi ilmu pengetahuan telah memberikan kepada Inggris khususnya, dan Eropa pada umumnya, teknologi yang mampu menemukan lokasi jauh di interior bumi di mana saluran pembuluh darah berlian itu berada. Serta teknologi yang belum pernah ada sebelumnya, yang mampu menggali dan mengambil sesuatu jauh dari dalam bumi. Maka saat itu bagian selatan dari Afrika menjadi kluster-kluster tambang berlian dan emas.
    Sebuah tambang khususnya menjadi yang paling terkenal, di sebuah kota kecil, Kimberly, lubang terbesar yang pernah digali oleh manusia berada di kota itu, dan ini adalah penemuan berlian terbesar dalam sejarah.
    Yang orang-orang Yahudi lakukan adalah menggunakan seorang Inggris sebagai frontman (mereka selalu menggunakan frontman) Cecil John Rhodes. Akhirnya mereka berhasil memanipulasi situasi dan mendapat kontrol atas berlian. De Beers didirikan dan mengontrol perdagangan berlian. Keluarga Rothschild lah yang kemudian membiayai operasi pertambangan ini. Maka tumpukan kekayaan yang keluar dari Afika selatan berakhir di tangan orang-orang Yahudi. 1914 pertambangan Kimberly ditutup, karena telah memuntahkan semua yang mampu dimuntahkannya, sisanya sekarang hanyalah ceker ayam. Sebagai gambaran berapa banyak berlian yang diambil dari sana, lima buah wheelbarrows besar penuh berlian. Dan berlian-berlian ini dijual di pasaran dengan harga premium karena mereka pojokkan pasar menggunakan De Beers Consolidated.
    Saat tambang Kimberly ditutup, orang-orang Yahudi telah mendapat kekayaan maksimum yang mampu mereka cari. Setelah serangan filosofis , kini dilakukanlah serangan militer.
    Untuk menghancurkan Khilafah kau harus menghancurkan kekaisaran Islam Ottoman. Dan kau tidak bisa menghancurkan Kekaisaran Ottoman hanya dengan 500 ribu tentara, kau butuh sebuah Perang Dunia.
    Maka yang kau harus lakukan adalah merencanakan konspirasi, den bersembunyi di belakang supaya sidik jarimu tidak terlihat di TKP. Dengan kata lain kau rencanakan 9/11. Pada 1914 Grand Duke of France Ferdinand dibunuh di Sarajevo, saat itu ada 6 kekuatan utama di Eropa : Inggris, Perancis, Jerman, Russia, Austria-Hungary, dan Kekaisaran Ottoman, dan satu lagi kuda hitam di seberang Atlantic yang belum ada yang tahu seberapa kancang larinya, karena kuda hitam itu belum pernah ikut dalam perlombaan dalam sejarahnya kuda hitam itu adalah Amerika Serikat.
    Lalu bagaimana kau mendesain sebuah perang berskala dunia yang akan menghasilkan kelumpuhan dari kekaisaran Islam Ottoman? Kau harus punya rencana yang sangat-sangat bagus agar tujuan ini berhasil.
    Saat mereka melakukan pembunuhan pada Grand Duke France Ferdinand, mereka meninggalkan jejak kejahatan ini mengarah ke Russia (seperti yang mereka lakukan pada 9/11 mereka mengarahkan jejak kejahatannya ke Al Qaeda, Osama Bin Laden, Arab, dsb). Maka Austria-Hungary tidak punya pilihan lain selain mendeklarasikan perang terhadap Russia. Namun Inggris dan Perancis lebih dulu telah memiliki perjanjian pertahanan dengan Russia, maka Inggris dan Perancis berada di pihak Russia. Namun Jerman memiliki hubungn rasial dengan Austria-Hungary, maka Jerman dipaksa untuk masuk dalam peperangan membela Austria-Hungary. Maka siapapun yang merencanakan pembunuhan di sarajevo 1914 itu telah berhasil membawa hampir seluruh kekuatan utama di Eropa ke dalam keadaan perang. Yang tinggal sekarang hanyalah yang mereka sebut orang keenam di Eropa, Kekaisaran Islam Ottoman.
    Khalifah di Istanbul sebenarnya tidak ingin masuk dalam perang, dia menyadari betapa lemah Kekaisaran Ottoman dalam hal persenjataan, teknologi dan kekuatan militer saat itu. Namun lewat intrik internal di dalam kekaisaran, sebuah kapal Russia di Bosphorus mampu digunakan untuk memancing Kekaisaran Ottoman masuk dalam perang.
    Begitu perang dimulai, kekayaan berlimpah yang berhasil dikumpulkan oleh Yahudi waktunya untuk digunakan secara strategis untuk mempengaruhi arah peperangan ke harga yang mereka inginkan untuk mereka beli, yakni lumpuhnya Kekaisaran Ottoman, dan memenggal kepala Islam, menghancurkan kekhalifahan. Harga lain yang ingin mereka beli adalah untuk “membebaskan” tanah suci (Jerusalem), dan memilikinya.
    Antara 1914-1916, kapal selam Jerman membuat kejutan dalam kemunculannya dalam peperangan (seperti nanti jika Israel melancarkan perang besarnya, akan ada kemunculan mengejutkan sebuah senjata baru yang sebelumnya belum pernah digunakan dalam peperangan). Faktor kapal selam Jerman ini merubah sedikit keseimbangan peperangan, dan pada 1916 Inggris berada dalam keadaan terdesak, kapal selam Jerman mengepung dan berpatroli di seputar kepulauan Inggris. Preancis telah jatuh, Jerman telah menduduki Perancis, Inggris tinggal menunggu saatnya.
    Inilah momen yang ditunggu-tunggu Yahudi. Sekarang cek yang akan berbicara, cek bernama diplomasi finansial. Para Yahudi Jerman datang ke pemerintah Inggris dan berkata, “Lets make a deal”. “Whats the deal?” Kami akan mengintervensi perang dengan bimbingan finansial besar-besaran untukmu, dan kami akan bawa kuda hitam di seberang atlantik itu masuk ke dalam balapan ini. Pemerintah Inggris bilang, deal.
    Namun kuda hitam itu tidak mau masuk dalam balapan. Publik opini Amerika saat itu sangat menentang keterlibatan Negaranya untuk memasuki peperangan. Dan orang Amerika yang paling terkenal saat itu bukanlah presiden. Dia orang yang memperkenalkan Assembly Line untuk pembuatan mobil, Henry Ford. Mobil murah yang diciptakannya membuat orang-orang kaya geram. Tidak hanya itu, dia tidak begitu peduli tentang tingkat gaji minimum yang pasar, dia ingin upah yang adil untuk pekerjanya dengan membayar gaji jauh melebihi gaji minimum itu. Maka dia memenangkan hati publik amerika. Dania secara total berada dalam penolakan keterlibatan Amerika dalam perang yang sedang berlangsung.
    Lalu pengaruh Media yang dimiliki Yahudi di Amerika mulai bekerja, dan publik opini Amerika mulai dicuci otak dan lambat laun berubah. Dan akhirnya Amerika masuk dalam perang. Inggris yang kini mendapatkan bantuan finansial besar-besaran, dan tenaga baru Amerika berada di pihaknya kini memiliki nyawa baru. Maka perang mulai mengarah pada tujuan yang diinginkan oleh orang-orang Yahudi sejak awal.
    Adalah di tahun 1916, agen-agen rahasia di Arabia Inggris mulai bekerja, Lawrence of Arabia tentu saja salah satu yang paling terkenal dari mereka. Mereka mendatangi 2 aktor di Arabia, seorang adalah Syarif al-Husein yang ditunjuk oleh kalifah di Istanbul sebagai syarif Hijaz, diamana Mekkah dan Madinah berada. Mekkah berada dalam kontrol batalion Arab, sedangkan Madinah berda dalam kontrol batalion Turki (untuk alasan yang belum terjelaskan oleh sejarah mengapa kalifah berkeras untuk menempatkan sebuah batalion Turki dibawah Fakhri Pasha menjaga Madinah).
    Saat agen Inggris mendatangi Husein, mereka menawarkan rembulan, “kami akan membebaskan tanah ini dari orang-orang Ottoman Turki yang kalian benci, kami akan memberikan kebebasan dan kemerdekaan, dan kau akan menjadi raja bangsa Arab”. Ingat, Inggris tidak berbicara mengenai kakhalifahan dan khilafah, tapi raja. “Kami juga menawarkan bantuan yang tak seberapa, sekitar 7 juta pounds (kurs sekarang mungkin menyamai kekayaan bill gates), Syarif Husein (kakek buyut dari raja Abdullah di Jordan) lalu menghianati Nabi Muhammad SAW, menghianati 1400 tahun sejarah Islam, melanggar larangan Allah SWT yang sangat jelas dalam al-Quran di surah al-Maidah : 51. Jangan melakukan aliansi dengan Yahudi dan jangan melakukan aliansi dengan Nasrani, dimana kedudukanmu menjadi bergantung pada mereka, dan menjadi pelayan mereka, mereka saling melindungi satu sama lain, siapapun dari kalian yang berpaling pada mereka dalam bentuk aliansi seperti itu, kalian tidak lagi termasuk umat ini, kalian menjadi golongan umat mereka, dan Allah tidak menyediakan tuntunan bagi mereka yang bertindak dhalim seperti ini. Namun inilah yang persisinya dilakukan Syarif al Husein lakukan, dan keturunannyalakukan, dari saat itu hingga hari ini.
    Namun anak-anak ayam itu kini pulang ke induknya bagi Abdullah di Jordan, saat Bush menyerang Irak, kau melihat tas perjalanan mereka disiapkan.
    Lalu Syarif Husein masuk dalam aliansi dengan Inggris untuk 7 juta pounds, dan menyatakan kemerdekaan dari kekalifahan Ottoman. Begitu Kalifah di Istanbul kehilangan kontrol atas Mekkah dan Madinah, Haramain, dan tanggung jawab atas kelangsungan ibadah Haji, artinya kau telah berhasil menarik karpet yang menjadi landasan berdirinya kekhalifahan. Kekhalifahannya kini kehilangan legitimasi. Bisakah seseorang menjadi Khalifah? Bisakan kau menunjuk seorang khalifah di Jakarta? Tidak. Mengapa? Jika musim haji tiba, dan sang Khalifah di Jakarta, yang salah satu tugasnya adalah bertanggung jawab atas penyelenggaraan ibadah haji, Amirul Mukminin harus memohon visa dari Saudi. Dan jika Saudi tidak mengabulkan permohonannya, maka Amirul Mukminin tidak bisa berangkat haji, ada yang lebih lucu dari ini?
    Maka Inggris menghitungnya, jika kita bisa mengambil kontrol atas Hijaz, Haramain, Mekkah dan Madinah, kita kontrol ibadah haji, jauh dari jangkauan Khalifah di Istanbul, maka legitimasi dari Kekhalifahannya akan mulai runtuh. Ini di thn 1916.
    Agen-agen Inggris lalu mendatangi aktor kedua, di Jazirah Arab.
    Harus kita akui kalau Inggris punya PHD dalam penipuan. Jika kau ingin menghancurkan Kekhalifan, kau harus memastikan bahwa itu akan selamanya, tidak akan dapat di bangkitkan kembali. Bagaimana bisa kau bawa seluruh dunia Islam, dengan terlalu banyak Ulama, tidak hanya menghancurkan kekhalifahan, namun juga memastikan kemustahilan untuk membangkitkannya kembali. Itu adalah tugas berat.
    Maka tidak hanya kau harus membebaskan Haramain (mekkah dan Madinah) dari kontrol Kekhalifahan Ottoman di Istanbul, namun kau juga harus memastikan bahwa Haramain jatuh ke dalam kontrol orang-orang yang tidak akan mengklaim diri mereka sebagai Khalifah, dan tidak akan membiarkan orang lain mengklaim sebagai Khalifah. Maka selama orang-orang ini memegang kontrol Haramain dan Haji, Kekhalifahan mustahil untuk bangkit kembali. Sebenarnya sederhana bukan?
    Itulah mengapa agen-agen Inggris itu harus melakukan perjalanan ke Riyadh menemui Abdul Aziz Ibn Saud. Namun Abdul Aziz ibn Saud hanya menguasai Riyadh, bukan Hijaz, maka dia tidak bisa minta cek 7 juta pounds, dia tahu kalau dia harus rela menerima jumlah yang jauh lebih kecil dari itu. Maka saat Inggris menawarkan, “jika kau tandatangani perjanjian yang sama dengan kami, dan berani menghianati perintah eksplisit dan spesifik dalam Quran, menghianati Allah, Rosul, dan Ummah, jika kau berani lakukan itu, kami bayar kau 5 ribu Pounds tiab bulan”. Abdul Aziz Ibn Saud langsung bilan “Ya!”. Maka di 1916 Abdul Aziz Ibn Saud menandatangani perjanjian dengan Inggris, yang membuatnya sekutu militer Inggris, melayani Inggris, namun saat Ikhwan, sayap militernya bertanya tentang perjanjian beserta uang itu, ia berkata, ini Jizyah!.. Apa?! Bukankah Jizyah adalah jika kau menerima uang itu dalam keadaan kau yang mengontrol mereka, bukan sebaliknya? Ada debu yang ditaburkan di mata mereka, lalu mereka menerima alasan ini..Sebuah penghianatan besar-besaran dalam rencana yang sangat berbahaya yang sedang berjalan.
    Sesaat Kekhalifahan di Istanbul hancur oleh perang dunia I, Abdul Aziz Ibn Saud diberikan apa yang dikenal juga nantinya oleh Saddam Hussein sebagai “lampu hijau”. Lampu hijau untuk menyerang dan mengambil kontrol atas Haramain. Dan saat ia berhasil melakukannya, dia tahu dia tidak akan membuat kesalahan dengan mengklaim Kekhalifahan untuk dirinya! Dan dia tidak akan pernah mengijinkan siapapun untuk mengklaim Kekhalifahan, karena tentu saja tidak ada yang mampu menghadapi mereka dalam dukungan Inggris ( kini Amerika, dan nanti Israel) mengusir mereka untuk mengambil kontrol atas haramain dan haji.
    Maka selamat tinggal Kekhalifahan. Sudah hilang. Dan tidak akan bisa dibangkitkan. Selama Inggris dan amerika menjamin keamanan Saudi Arabia, kau tidak akan bisa me restore Kekhalifahan.
    Tahun 1919, 50

    Saat para muslim pergi untuk memilih dalam pemilu, untuk membentuk sebuah pemerintahan yang berdasar atas syirik, para muslim itu masuk ke dalam syirik. Tapi jika kalian tidak percaya dan ingin tetap memilih dalam pemilu, ya monggo, silahkan, saya tidak akan menghalangi kalian. Jadi jangan sampai ada pertumpahan darah di antara kita, karena saya tidak akan menghalang-halangi kalian.
    Tapi jika nanti suatu hari di dalam kubur akhirnya kalian mengetahui bahwa kalian telah masuk dalam syirik, jangan berlagak bodoh !!, berdiri dengan jantan dan hadapi hari itu dengan tegar, pertahankan apa yang kalian percayai saat ini!
    Zaman ini adalah zaman syirik universal yang pernah dikatakan oleh Nabi Muhammad SAW: “Waktuakan datang, saat syirik akan berada di seluruh tempat, namun kesulitan untuk mengenalinya adalah sesulit jika kau ingin mengenali seekor semut hitam, di atas batu hitam, dalam kegelapan malam yang pekat”

    Maka jika kau sulit untuk mengenalinya sebelum ini, jangan terkejut,..
    Namun jika kau tidak mampu mengenalinya sebagai syirik, dan menganggap semua tulisan diatas adalah omong kosong,..saya juga tidak akan terkejut. Seekor semut di atas batu hitam di malam yang gelap memang sangat sulit untuk dilihat, disadari keberadaannya, apalagi mengenalinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s