Berikut Ini Dia E-mail Munarman dari Tempat Persembunyian

Keberadaan Munarman hingga saat ini belum jelas. Polisi masih terus memburunya. Seseorang mengirimkan e-mail yang diterima detikcom dengan judul ‘Pernyataan Resmi Munarman’. Isi email sama dengan pernyataan Munarman dalam video yang dikirimkan ke redaksi antv.

E-mail dikirimkan oleh W242 dengan account e-mail nikuje@yahoo. com. Redaksi detikcom telah menerima e-mail dengan subject ‘Pernyataan Resmi Munarman’ ini pada Rabu (5/6/2008) kemarin. Materi e-mail ditulis dengan huruf kapital, namun berikut telah dikonversi menjadi huruf kecil.

Berikut isi lengkap e-mail Munarman yang dikirimkan dari tempat persembunyian.

Assalamu’alaikum wr. Wb

Kepada yth rekan-rekan pers,

Mohon ini dijadikan sebagai bantahan saya dan tanggapan saya atas pernyataan sepihak bahwa saya melarikan diri.

Perlu saya sampaikan bahwa sampai saat ini saya belum datang ke Polda Metro Jaya adalah lebih disebabkan agar hukum dapat berjalan adil dan seimbang.Bukan bekerja atas tekanan dari pihak-pihak yang mengusasi dan mengendalikan arus informasi.

Selain itu juga, sebagaimana pernyataan saya dalam berbagai konferensi pers terdahulu bahwa saya akan bertanggung jawab penuh atas peristiwa Monas walaupun secara hukum saya belum dinyatakan sebagai orang yang terbukti dinyatakan bersalah.

Saya menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia sebagai pejabat publik nomor 1 di republik yang menggunakan prinsip negara hukum ini haruslah sebagai pihak pertama yang mencontohkan kepatuhan pada hukum dan perundang-undangan. Kepatuhan dan keterikatan presiden pada hukum dan
perundang-undangan itu mestilah diwujudkan dan dibuktikan melalui kebiijakan dan tindakan yang sudah diatur dalam hukum dan per-undanng- undangan.

Oleh karenanya, sebagai wujud kepatuhan dan keta’atan seorang presiden pada hukum tersebut harus segera diwujudkan dan dibuktikan dengan segera menerbitkan keputusan presiden tetang pembubaran organisasi Ahmadiyah dan menyatakan bahwa Ahmadiyah adalah organisasi terlarang, karena tindak kriminal yang merupakan perbuatan pidana penodaan dan penyalahgunaan agama oleh Ahmadiyah tersebut, secara prosedur hukum telah ditetapkan melalui hasil penelitian Litbang Depag dan telah diputuskan dalam rapat Bakor Pakem. Ada aturan hukum positif yang berlaku secara yuridis formal dalam soal Ahmadiyah ini adalah Penetapan Presiden nomor 1 tahun 1965 jo UU no 5 tahun 1969.

Selain itu juga, presiden harus segera menutup laboratorium Namru-2 milik Angkatan Laut Amerika Serikat karena laboratorium Namru-2 tersebut sejak tahun 2000 lalu tidak lagi memiliki dasar hukum untuk beroperasi di Indonesia.

Kepatuhan dan keta’atan seorang presiden terhadap hukum dapat kiranya menjadi contoh nyata bagi saya untuk patuh dan ta’at pada hukum yang sama-sama berlaku baik terhadap sorang presiden maupun terhadap seorang warga negara biasa seperti saya. Inilah yang dinamakan dengan prinsip supremacy of
law dan equality before the law.

Kepada pihak Kepolisian RI, saya minta untuk sedikit bersabar sedikit, bukan maksud saya untuk menghindar dari proses hukum apalagi bersikap sebagai pengecut yang lari dari tanggung jawab. Tapi saya menginginkan presiden juga memberi respon terhadap masalah yang paling fundamental dalam masalah akidah yang prosedur dan mekanismenya sudah diatur dengan jelas untuk mengambil
keputusan tentang penodaan dan penyalahgunaan agama.

Saya akan datang dengan senang hati ke Mabes Polri bila respon Presiden terhadap justice (keadilan) melalui penegakan prinsip supremacy of law dan equality before the law juga dilakukan terhadap masalah Ahmadiyah.

Ya allah… Hanya kepada-Mu tempat aku meminta dan hanya kepada-Mu tempat aku berlindung.. . Engkaulah sebaik baiknya tempat berlindung dan tempat meminta pertolongan

Allahu Akbar … Allahu Akbar … Allahu Akbar

Hormat saya
Munarman ( asy / nrl )

About marwanazis

selamat datang diblog pribadiku

7 responses »

  1. Aulia Muttaqin mengatakan:

    Assalamualaikum,

    Ma’af sebenarnya saya tidak tertarik untuk ikut ikutan latah “terjebak” dalam permainan politik rendahan ini. Saya hanya ingin (terutama) kawan kawan Mahasiswa untuk tetap cerdas & fokus pada masalah BBM. Strategy memindahkan issue ini mestinya bagi kita sudah strategy usang. Jangan jadi keledai yg masuk lubang untuk kesekian kalinya. Kejadian Monas dengan terang benderang adalah “Rekayasa” penguasa yg ingin memindahkan isu BBM. Dan ternyata hingga hari ini cukup efektif. Di dukung oleh Amerika dengan segala kepentingannya. Lebih jelasnya silahkan klik : http://auliamuttaqin.wordpress.com/2008/06/04/hati-hati-perangkap-lagu-lama/

    assalamualiakum,

    muttaqin asykari

  2. nenyok mengatakan:

    Salam
    ya akhirnya tercapai juga ya, keinginan pemerintah untuk mengalihkan issu BBM, yang jelas pemerintah bisa bersikap adil lah jangan hanya menangani oknum2 FPI yang diduga melakukan tindakan kekerasan tapi pihak AKKBB pun toh telah memicu provokasi, mesti diadili juga kan. salam damai, dan soal Ahmadiyah segera diselesaikan jangan ditunda karena bisa memicu instabilitas negeri ini. wallahu alam

  3. ressay mengatakan:

    Mari kita tetap berdemo BBM. Pengalihan isu…!! Kurang ajar pemerintah. Lebih kurang ajar lagi adalah orang yang kepancing settingan pengalihan isu ini.

  4. BaNi MusTajaB mengatakan:

    Saya cuma ingin mengingatkan bahwa yang menjadi buronan abadi negeri ini, yaitu para koruptor, hingga kini tidak jelas keberadaannya. Bahkan beritanyapun nyaris tidak terdengar. Lihat:

    http://www.kejaksaan.go.id/main/koruptor.php

    Semoga gairah memburu koruptor tidak padam.

  5. urang depok mengatakan:

    Pemeintah kok bisa tega sih mengorbankan rakyatnya sendiri (seperti gaya Yahudi) mengalihkan pembelaan untuk rakyat kecil (demo harga BBM) dengan mengadu domba rakyat sendiri (kejadian monas, 1 juni) atau apakah Yahudi sudah mulai berhasil untuk menguasai Indonesia (jangan sampai deh) ayo bersatu umat Islam, bela kepentingan rakyat, jangan terprovokasi dan mudah dikelabui antek-antek yahudi.

    ALLAHU AKBAR

  6. aulia muttaqin mengatakan:

    Bahkan boronnya Munarman pun adalah bagian dari skenario itu, lengkapnya silahkan klik :
    http://auliamuttaqin.wordpress.com/2008/06/07/buronnya-munarman-diskenariokan/

    Salam,

    amq

  7. azizah mengatakan:

    Salam
    Pemerintah harus memberikan sikap yang tegas terhadap penoda agama (ahmadiyah). sikap tragedi monas salah-satu usaha untuk memecah belah umat islam. Kepada seluruh umat islam, berikan kepercayaanmu pada saudaramu sesama muslim dan jangan terprovokasi terhadap usaha pemecah belahan umat ini. Karena ini salah satu agenda asing untuk memecah belah umat islam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s