Kebebasan pers tetap harus berjalan demi tegaknya demokrasi. Meski demikian, kebebasan pers juga harus sesuai dengan koridor hukum dan menghormati hak-hak orang lain. Pers bebas menulis apa saja,
namun tetap harus bisa mempertanggungjawabkan apa yang ditulisnya.

Demikian sambutan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada peringatan hari ulang tahun Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia ke-14 di Jakarta pada Selasa malam (26/8). Dalam acara yang bertajuk ”Solidaritas Untuk
Kebebasan Pers di Asia” ini, Wapres juga menilai kebebasan pers di Indonesia jauh lebih baik dibandingkan dengan di negara-negara lain di Asia.

”Saya bingung dengan tuntutan masih adanya yang ingin kebebasan pers. Kebebasan apalagi yang kurang. Saya sudah ke negara-negara di Asia. Pelaksanaan kebebasan pers di setiap negara berbeda-beda. Kebebasan pers di Asia hampir tidak ada yang melebihi Indonesia. Kita tidak mau seperti
China yang mengontrol pers dengan ketat. Kita bisa memaki mengkritik, bahkan memuja siapa saja,” tandas Wapres dihadapan para insan pers dan undangan lainnya.

JK, panggilan akrab Wapres, juga menceritakan saat kunjungannya ke Amerika, pimpinan negara AS memberikan selamat kepada pemerintah Indonesia karena telah memberikan kebebasan pers dan membuka kran demokrasi. “Tapi investasi Amerika kok larinya ke China,” ujar JK mengeluh. Padahal
menurutnya di China tidak ada demokrasi dan kebebasan pers sebagaimana yang dituntut Amerika.

Wapres juga memastikan pemerintah tidak akan bertindak seperti pemerintahChina yang segala sesuatunya dikontrol dengan keras. ”Rakyatnya marah langsung diredam, buruh mogok langsung ditindak,” imbuhnya. Saat dia mengkritik kebijakan pers di China, tiba-tiba listrik padam selama 20 detik. Atas insiden ini, JK berseloroh,”Wah ini berarti saya tidak diberi hak untuk berbicara.”

Diakhir pidatonya, JK berharap pers Indonesia bisa memberikan optimisme pada bangsa ini supaya ada harapan. (erabaru.or.id)

About marwanazis

selamat datang diblog pribadiku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s