IMG_9955.
Foto : Marwan Azis

Padang Pariaman, BERLING- Trauma dan kesusahan warga belum tersembuhkan, akibat gempa yang berkekuatan 7,9 Skala Richter (30/9) melululantakan banyak bangunan dan menelan ribuan korban jiwa di Padang Pariaman Sumatera Barat, kini penderitaan warga makin bertambah setelah kawanan pencuri memasuki perkampungan mereka.

“Sekarang pengacau (maling) banyak masuk di Pariaman dari Palembang, karena sudah tiga orang ditangkap, mereka semua mengaku dari Palembang,”kata Darwan (40), warga Ampalu Tinggi Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman (14/10).

Tiga kawanan pencuri yang ditangkap oleh warga, sempat dihajar ramai-ramai bahkan warga berencana membakarnya.”Langsung dihajar oleh warga mau dibakar nggak jadi karena ada orang Palembang yang kebetulan tinggal di kampung meminta agar tidak dibakar, akhirnya tiga pencuri itu diserahkan kepihak berwajib,”ungkapnya.

Modus operandi yang digunakan oleh kawanan pencuri adalah menyamar sebagai pemberi bantuan atau mengaku relawan korban gempa. Mereka biasanya masuk suatu wilayah secara gerombolan menggunakan mobil truk pengangkut bantuan.”Mereka pura-pura akan memberi bantuan, tapi justru menjadi pencuri. Yang mereka ambil adalah kilometer listrik, tv, cincin, apa saja yang mereka temukan kecuali barang pecah seperti tidak diambil,” katanya.

Mereka biasanya beroperasi jam 11 malam keatas. Karenanya untuk mengantisipasi agar warga tidak
kehilangan barang dan menjaga keamanaan masing-masing, sejumlah desa di Padang Pariaman kini terus melakukan ronda malam. Warga yang tidak memiliki identitas jelas dilarang masuk.
Warga yang sudah geram dengan isu pencurian berjanji akan memukuli sang pelaku sampai mati. “Kami sudah susah, sekarang ditambah susah lagi,” katanya. (Marwan Azis).

* Terbit pada 15 Oktober 2009 10:04 WIB di http://www.mediacentre.or.id

About marwanazis

selamat datang diblog pribadiku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s